perbedaan soft skill dan hard skill

30 Mar 2021

Inilah Perbedaan Soft Skill Dan Hard Skill | Penting Untuk Diketahui

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill

Ketika sudah memasuki dunia kerja, istilah soft skill dan hard skill menjadi hal yang penting untuk dipahami. Namun terkadang banyak orang yang salah paham dalam membedakan makna soft skill dan hard skill

Berikut adalah beberapa poin perbedaan antara soft skill dan hard skill:

  1. Perbedaan cara mendapatkannya

Perbedaan mendasar antara soft skill dan hard skill terletak pada bagaimana orang mendapatkan dan menggunakannya pada pekerjaan.

Hard skill biasanya didapatkan melalui edukasi atau pelatihan spesifik. Layaknya seperti kompetensi dalam mengoperasikan mesin, suatu software, ataupun alat-alat lain.

Sedangkan soft skill lebih kepada sifat/ atribut kepribadian yang selalu kita kembangkan.

Soft skill mungkin bisa dipelajari, namun tidak dengan cara belajar layaknya mengenyam bangku kuliah, namun dengan lebih banyak berinteraksi dengan orang lain serta melatih kepekaan terhadap lingkungan.

Contoh soft skill itu seperti bagaimana kita mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, dan berfikir kritis

  1. Hard skill bersifat measurable, Soft skill bersifat intangible

Kemudian, hard skill sifatnya measurable dan bisa dijelaskan menggunakan angka atau yes/no kriteria. Sedangkan soft skill biasanya bersifat intangible atau susah untuk diukur dengan angka dan biasanya dijelaskan menggunakan skala kualitatif

  1. Hard skill bisa dibuktikan, soft skill tidak

Selain itu juga, perbedaan lainnya adalah hard skill bisa dibuktikan, sedangkan soft skill tidak. Anda bisa mencantumkan pada CV bahwa memiliki hard skill tertentu yang didukung dengan bukti dokumennya, sementara soft skill hanya dapat disampaikan bahwa Anda memiliki kemampuan tertentu tanpa ada dokumen pendukung sebagai buktinya.

Hard skill bisa dikatakan sebagai pengetahuan teknikal sedangkan soft skill adalah keseluruhan perilaku Anda selama di tempat kerja.

Apa Itu Hard Skill?

Dilansir dari Indeed, platform lowongan kerja online, hard skill adalah pengetahuan teknikal yang Anda dapatkan dari pengalaman hidup, baik itu dari dunia karir ataupun edukasi.

Hard skill lebih merujuk kepada kemampuan yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Skill ini biasanya ditulis sebagai poin persyaratan di sebuah lowongan pekerjaan yang mana menjelaskan kemampuan spesifik yang dibutuhkan pada pekerjaan tersebut

Kumpulan hard skill yang Anda miliki bisa dicantumkan pada CV dan surat lamaran agar perekrut bisa mendapat pertimbangan.

Contoh Hard Skill

Berikut adalah beberapa contoh hard skill yang sedang banyak dicari oleh perusahaan bersumber dari Indeed:

  • Bilingual atau multilingual
  • Manajemen Database
  • SEO/SEM Marketing
  • Analisis Statistik
  • Programming language (seperti Perl, Python, Java, and Ruby)
  • User Interface Desain
  • Network Security
  • Dan masih banyak lagi

Apa Itu Soft Skill?

Soft skill adalah kebiasaan atau sifat pribadi yang membentuk cara Anda bekerja, baik sendiri maupun dengan orang lain. Skill ini sangat erat kaitannya dengan kemampuan komunikasi seseorang.

Soft skill tidak bisa dipelajari secara formal. Skill ini harus dikembangkan oleh diri masing-masing individu.

Soft skill menjadi aspek penting dalam kesuksesan karir Anda. Hal ini dikarenakan Anda sudah pasti akan membutuhkan keterlibatan orang lain di dalam pekerjaan Anda. Dan yang menjadi ciri utama kompetensi soft skill adalah kompetensi ini tidak dapat digantikan oleh robot.

Contoh Soft Skill

Melansir dari The Balance Careers dan Indeed, berikut adalah beberapa contoh soft skill:

  • Kemampuan berkomunikasi
  • Berfikir kritis
  • Integritas
  • Kemampuan kepemimpinan
  • Perilaku baik
  • Kerjasama tim
  • Empati
  • Kreativitas
  • Etos kerja

Hard skill ataupun soft skill bisa Anda dapatkan dari pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan ataupun lembaga sertifikasi profesi. Pelatihan ini dapat memperkaya kompetensi Anda serta pastinya dapat menjadi point lebih bagi perusahaan untuk merekrut Anda.

AHS Manajemen adalah lembaga pelatihan dan sertifikasi yang telah memiliki legalisasi untuk mengeluarkan sertifikasi profesi di Indonesia.

AHS Manajemen telah bekerja sama dengan AAPM (American Academy of Project Management), suatu lembaga akreditasi internasional yang berkedudukan di Amerika Serikat, untuk menyelenggarakan uji sertifikasi CMA.

Sertifikasi profesi AAPM ini sudah diakui lebih dari 150 negara di dunia termasuk di Indonesia, sehingga memiliki sertifikasi tersebut akan sangat berguna untuk menambah nilai daya saing seseorang di dunia kerja. Kunjungi situs kami di www.ahsmanajemen.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Bantuan? Chat kami